Dekranasda Palangka Raya Award 2026, Panggung Seleksi Ketat menuju Kelas Dunia bagi Perajin Lokal

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Komitmen memperkuat fondasi ekonomi kreatif daerah kembali ditegaskan melalui dibukanya Dekranasda Palangka Raya Award 2026.

Ajang bergengsi yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Palangka Raya ini diposisikan bukan sekadar lomba, melainkan mekanisme kurasi ketat untuk menjaring karya-karya terbaik perajin lokal yang dinilai layak naik kelas dan bersaing di level nasional hingga global.

Bagi Pemerintah Kota Kota Palangka Raya, penghargaan ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong transformasi sektor kerajinan, dari aktivitas berbasis tradisi menjadi industri kreatif bernilai tambah tinggi.

Para perajin tidak hanya diuji kemampuan teknisnya, tetapi juga visi pasar, keberanian berinovasi, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Tahun ini, kompetisi dibuka dalam lima kategori utama, di antaranya Serat Alam, Kain, Kayu, Logam dan Batuan, serta Bahan Alam Lainnya.

Klasifikasi tersebut mencerminkan kekayaan sumber daya dan identitas budaya lokal, sekaligus memberi ruang yang adil bagi seluruh spektrum perajin, mulai dari pembatik hingga pengolah kayu dan bahan alam khas Dayak untuk tampil setara di panggung penilaian.

Ketua Dekranasda Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, menegaskan bahwa ajang ini mengusung standar evaluasi yang jauh melampaui keindahan visual.

“Kami menilai kualitas secara menyeluruh. Produk harus unggul, punya daya jual, inovatif, otentik, serta membawa dampak keberlanjutan bagi sosial dan lingkungan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Lima kriteria utama menjadi fondasi penjurian, di antaranya Excellence, Marketability, Innovation, Authenticity, dan Sustainability. Dengan indikator tersebut, karya yang terpilih diharapkan bukan hanya layak dipamerkan, tetapi juga siap dipasarkan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Untuk menjaga objektivitas dan reputasi ajang, proses penjurian melibatkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Pusat bersama jajaran Dekranasda Kota Palangka Raya. Kehadiran juri nasional ini menjadi penanda bahwa standar penilaian yang diterapkan setara dengan kompetisi tingkat atas, sekaligus membuka perspektif pasar yang lebih luas bagi para peserta.

Pendaftaran administrasi dan penyiapan produk dibuka mulai 23 Februari hingga 20 April 2026, dilanjutkan dengan penilaian administrasi dan fisik karya pada 25 April 2026.

Peserta dibatasi bagi perajin yang berdomisili atau menjalankan usaha di wilayah administratif Kota Palangka Raya.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan UMKM, panitia menyiapkan total hadiah Rp25 juta. Namun lebih dari sekadar nilai nominal, penghargaan ini memberikan legitimasi dan pengakuan formal yang dinilai krusial dalam meningkatkan branding, kepercayaan pasar, serta peluang kolaborasi bisnis para pemenang.

Dengan format seleksi yang ketat dan visi jangka panjang, Dekranasda Palangka Raya Award 2026 diharapkan menjadi batu loncatan bagi lahirnya produk kerajinan lokal berkelas tinggi yang tidak hanya berakar kuat pada identitas daerah, tetapi juga relevan dan kompetitif di panggung nasional dan internasional.(red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال