Kasongan, Habarkalimantantengah.com – Pasar Kasongan berubah menjadi lautan api. Malam yang seharusnya tenang mendadak mencekam ketika si jago merah mengamuk brutal dan melahap kawasan pasar kebanggaan warga Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Minggu (25/1/2026) malam.
Laporan darurat disampaikan Tim Emergency Response Katingan dari TKP Jaya 65/Pasar Kasongan. Hingga pukul 22.50 WIB, kondisi di lapangan masih sangat kritis.
Api belum berhasil dikendalikan, bahkan terus membesar seiring angin kencang yang mempercepat penjalaran kobaran ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
“Api masih aktif dan membesar, angin cukup kencang. Tim gabungan saat ini berjibaku melakukan pemadaman. Kami sangat membutuhkan bantuan rekanan terdekat untuk segera turun ke lokasi,” tegas laporan Tim Emergency Response Katingan.
Puluhan personel gabungan dari pemadam kebakaran, relawan, dan unsur terkait berjuang mati-matian melawan api.
Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit Kasongan, memicu kepanikan warga yang berbondong-bondong mendekati lokasi, menyaksikan pusat denyut ekonomi rakyat itu terancam luluh lantak.
Teriakan, suara sirine, dan semburan air dari selang pemadam berpacu dengan ganasnya kobaran api. Namun hingga kini, angin kencang menjadi musuh utama, membuat upaya pemadaman berjalan penuh risiko dan tekanan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran, jumlah bangunan yang terbakar, maupun potensi korban jiwa.
Nilai kerugian pun belum dapat dipastikan, namun dampaknya diperkirakan sangat besar mengingat Pasar Kasongan merupakan pusat aktivitas perdagangan warga.
Situasi di lapangan masih darurat dan fluktuatif. Tim gabungan terus berjaga untuk mencegah api merembet semakin luas, sementara warga berharap si jago merah segera dapat ditaklukkan. Redaksi akan terus mengawal perkembangan kebakaran hebat ini secara berkelanjutan.(jky)
