Kasongan, Habarkalimantantengah.com – Malam yang semestinya tenang berubah menjadi mencekam. Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kalimantan Tengah, dilanda kebakaran hebat yang mengamuk brutal di kawasan padat penduduk Jalan Bungai RT 007 RW 004, Minggu (25/1/2026) malam.
Dalam hitungan jam, si jago merah meluluhlantakkan belasan bangunan warga hingga fasilitas pendidikan, menyisakan puing dan trauma mendalam.
Kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 21.00 WIB. Api diduga muncul dari bagian belakang Warung Acil Ulau. Tak butuh waktu lama, kobaran api membesar tak terkendali.
Tumpukan sampah, rapatnya bangunan, serta tiupan angin kencang menjadi kombinasi maut yang membuat api menjalar liar, menggulung rumah demi rumah tanpa ampun.
Suasana mencekam pecah, warga berlarian panik, teriakan minta tolong bersahut-sahutan di tengah gelap dan asap tebal yang menyesakkan dada.
Dengan peralatan seadanya, sebagian warga nekat berjibaku melawan api, namun keganasan kobaran membuat upaya itu nyaris sia-sia sembari menunggu bantuan pemadam tiba.
Sedikitnya 17 bangunan dilaporkan terdampak. Bukan hanya rumah warga, api juga melahap Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs), membuat sekitar 100 siswa terdampak langsung. Sejumlah keluarga mendadak kehilangan tempat tinggal, sementara harta benda dan sumber penghidupan hangus tak tersisa.
Bangunan yang terdampak di antaranya milik Acil Ilam Mamat Litang, Dewi Bule Kembar, Iqbal, Rio, Ulan, Toko Susan, Amang Tanda, Ulaw, Abah Adau, Guru Arbani, Nova, H Ijay, Barak 2, Abah Raji, Mama Hasan, bangunan Sekolah MTs, serta sejumlah korban lain yang masih dalam proses pendataan.
Meski tidak menelan korban jiwa, luka sosial yang ditinggalkan kebakaran ini begitu dalam. Kenangan, jerih payah bertahun-tahun, hingga masa depan anak-anak sekolah ikut terbakar dalam satu malam yang kelam.
Api baru berhasil dipadamkan pada Senin (26/1/2026) dini hari. Lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali. Aparatur kelurahan bersama unsur terkait langsung turun ke lapangan melakukan pendataan lanjutan serta menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.
“Kami masih melakukan pendataan dan berupaya memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak,” tandas Lurah Kasongan Lama, Zainal Fahrudin SH, dalam laporan resminya.(jky)
