Geger di Lapas Palangka Raya, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Diduga Hendak Melarikan Diri

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Upaya dugaan pelarian yang dilakukan mantan anggota kepolisian, Anton Kurniawan Stiyanto (AKS), menggegerkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Senin (25/5/2026).

AKS, terpidana kasus penembakan terhadap seorang sopir ekspedisi pada akhir 2024 lalu, diduga nekat mencoba melarikan diri lantaran belum mampu menerima vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepadanya.

Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan petugas lapas sebelum narapidana bersangkutan keluar dari area pengamanan. Situasi di dalam lapas pun dipastikan tetap kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisyam Wibowo, membenarkan adanya percobaan kabur tersebut. Ia menegaskan petugas bergerak cepat mengamankan yang bersangkutan sehingga tidak sempat terjadi gangguan keamanan lebih luas.

“Yang bersangkutan sudah diamankan, tidak terjadi apa-apa,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Hisyam, kondisi psikologis diduga menjadi pemicu aksi nekat itu. AKS disebut masih dalam tahap penyesuaian menjalani hukuman berat yang baru diterimanya.

“Masih baru menjalani pidana dengan hukuman seumur hidup. Kemungkinan secara psikologis belum bisa menerima kenyataan,” katanya.

AKS sendiri merupakan mantan personel Sabhara Polresta Palangka Raya yang divonis penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah dalam kasus penembakan seorang sopir ekspedisi yang sempat menyita perhatian publik di Kalimantan Tengah.

Pihak lapas juga membantah informasi yang sempat beredar mengenai kaburnya narapidana tersebut. Hingga kini, keamanan di dalam lapas disebut tetap terkendali dengan pengawasan diperketat.

Sementara itu, terkait dugaan penyelundupan senjata api yang disebut melibatkan istri narapidana, pihak lapas menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

“Kasus itu saat ini ditangani pihak kepolisian dan proses pemeriksaannya masih berjalan,” tutup Hisyam.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال