Sampit, Habarkalimantantengah.com - Respons cepat ditunjukkan personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Timur saat memadamkan kebakaran lahan yang muncul di dua titik berbeda, yakni di Jalan Tjilik Riwut Km 7 Sampit dan Jalan Jenderal Sudirman Km 21 ruas Sampit-Pangkalan Bun, Selasa (4/8/2026).
Begitu laporan mengenai munculnya titik api diterima, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas, mengingat wilayah Kotawaringin Timur mulai memasuki periode musim kemarau yang identik dengan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.
Di tengah berlangsungnya operasi pemadaman, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda meninjau Posko Karhutla di kawasan Islamic Center Sampit. Usai menerima paparan mengenai kondisi terkini, Kapolda bersama rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran di Jalan Tjilik Riwut Km 7 untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel yang bertugas di lapangan. Kerja sama yang terbangun antara Brimob, Satgas Karhutla, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta berbagai unsur terkait membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan yang lebih besar, sementara petugas melanjutkan proses pendinginan secara menyeluruh guna menghilangkan potensi api kembali menyala.Sinergi lintas instansi tersebut kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur yang setiap musim kemarau menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan cukup tinggi.
Wakil Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, AKP Waris Waluyo, menegaskan pihaknya telah menyiagakan seluruh personel untuk merespons setiap laporan kebakaran secara cepat, terukur, dan terpadu.
"Kami berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran hutan dan lahan. Sinergi dengan Satgas Karhutla dan seluruh stakeholder akan terus kami perkuat guna mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
AKP Waris juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Ia menekankan, setiap temuan titik api hendaknya segera dilaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Hingga proses penanganan selesai, api di seluruh lokasi berhasil dipadamkan. Personel gabungan tetap melakukan pendinginan dan pemantauan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kehadiran Kapolda Kalimantan Tengah beserta jajaran PJU Polda di lokasi menjadi simbol kuat komitmen institusi kepolisian dalam memperkuat penanganan Karhutla. Di sisi lain, kehadiran pimpinan di lapangan juga menjadi penyemangat bagi personel gabungan yang terus berjibaku melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(red/f)
