Karau Kuala Perkuat Barisan Hadapi Ancaman Karhutla, Aparat hingga Warga Turun Siaga

Buntok, Habarkalimantantengah.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menghantui wilayah Kalimantan menjelang musim kemarau mulai diantisipasi serius oleh pemerintah dan aparat di Kecamatan Karau Kuala.

Jumat (1/5/2026), seluruh unsur terkait turun langsung dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di halaman Mapolsek Karau Kuala.

Apel tersebut menjadi penanda dimulainya penguatan pengawasan dan kesiapan personel menghadapi potensi kebakaran lahan yang dapat memicu kerusakan lingkungan hingga kabut asap.

Apel dipimpin langsung oleh Camat Karau Kuala, Andriansyah, serta dihadiri Kapolsek Karau Kuala AKP Budi Susanto, Danramil 1012-01/Karau Kuala, BPBD Kecamatan Karau Kuala, unsur Linmas, Tagana, Damang, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan instansi kesehatan dan perhubungan.

Dalam amanatnya, Camat Karau Kuala Andriansyah menekankan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan bencana tahunan, melainkan ancaman serius terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi warga.

Ia menyebut sebagian besar kebakaran masih dipicu ulah manusia, khususnya pembukaan lahan dengan cara dibakar yang hingga kini masih ditemukan di sejumlah wilayah.

“Pembukaan lahan dengan metode tebang dan bakar merupakan tindakan melanggar hukum dan memiliki ancaman pidana berat. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama mencegah karhutla,” tegasnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan terbakar, mengingat cuaca panas dan lahan kering dapat dengan cepat memicu api membesar.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kecamatan Karau Kuala telah membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang akan menjadi ujung tombak deteksi dini dan penanganan awal kebakaran di lapangan.

Usai apel, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Mulai dari peralatan pemadaman, perlengkapan pendukung lapangan, hingga kesiapan personel diperiksa untuk memastikan seluruh unsur siap bergerak sewaktu-waktu.

Kapolsek Karau Kuala AKP Budi Susanto menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mencegah karhutla meluas di wilayah hukumnya.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال