HUT ke-52 PPNI, Perawat Bangkuang Tebar Kepedulian dan Perkuat Nilai Kemanusiaan di Bulan Ramadan

Buntok, Habarkalimantantengah.com - Dedikasi profesi perawat kembali ditunjukkan tak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga kepedulian sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI Puskesmas Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menggelar aksi pembagian takjil gratis bagi warga di Kelurahan Bangkuang, Senin (16/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung sehari menjelang peringatan Hari Perawat Nasional setiap 17 Maret itu menjadi simbol kuat bahwa perawat tidak hanya berdiri di garis depan pelayanan medis, tetapi juga hadir sebagai bagian dari denyut kehidupan sosial masyarakat, terutama di momentum Ramadan yang sarat nilai empati dan solidaritas.

Mengusung tema nasional “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa untuk Kesejahteraan Masyarakat,” peringatan HUT ke-52 PPNI menegaskan posisi strategis perawat dalam pembangunan nasional. Profesionalisme tenaga keperawatan dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat sehat, produktif, dan berdaya saing yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa.

Ketua DPK PPNI Puskesmas Bangkuang, Srie Wakarti Ningsih menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang profesi perawat yang terus bertransformasi menjawab kebutuhan zaman.

“Perawat bukan hanya profesi pelayanan kesehatan, tetapi juga profesi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kedekatan, kepedulian, dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen PPNI untuk memperkuat nilai humanisme dalam praktik keperawatan, sekaligus membangun hubungan emosional yang lebih erat antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Senyum hangat dan sapaan ramah mewarnai pembagian takjil, menciptakan suasana kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.

Di usia lebih dari setengah abad, PPNI terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi profesi yang adaptif dan progresif. Tidak hanya mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga aktif menanamkan nilai pengabdian sosial sebagai identitas utama profesi perawat.

Momentum HUT ke-52 ini menjadi penegasan bahwa perawat adalah kekuatan strategis bangsa, penjaga kesehatan sekaligus penggerak nilai kemanusiaan yang bekerja senyap, namun memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(jky)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال