Dari Ibadah hingga Refleksi Diri, PPK SMPN 1 Gunung Bintang Awai Mencetak Pelajar Berakhlak

Buntok, Habarkalimantantengah.com - Pendidikan sejati tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ia harus menyentuh nurani, membentuk akhlak, dan menumbuhkan kesadaran spiritual sejak dini.

Prinsip inilah yang ditegaskan melalui Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang digelar SMP Negeri 1 Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, selama tiga hari berturut-turut, sejak 26 hingga 28 Februari 2026.

PPK ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan pendidikan nilai yang dirancang sistematis dan menyentuh dimensi terdalam pembentukan karakter peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan disusun untuk menanamkan nilai religius, etika sosial, disiplin, serta tanggung jawab pribadi sebagai fondasi membangun generasi masa depan yang berintegritas.

Pada hari pertama, siswa diajak memulai pembiasaan spiritual melalui tadarus Alquran, dilanjutkan dengan pemahaman mendalam tentang esensi puasa sebagai latihan pengendalian diri. Diskusi adab dan sopan santun menjadi ruang refleksi kritis, mengajak siswa menilai kembali sikap dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan sosial.

Hari kedua menekankan pendidikan praktik yang aplikatif. Materi taharah tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi langsung dipraktikkan melalui bimbingan wudhu yang benar. Pendekatan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter harus hadir dalam bentuk keteladanan dan pembiasaan nyata, bukan sekadar hafalan.

Memasuki hari ketiga, suasana kegiatan semakin khidmat dan reflektif. Tadarus dan salat dhuha berjamaah menguatkan dimensi spiritual siswa, sementara materi tata cara zakat fitrah menanamkan nilai kepedulian sosial.

Puncaknya adalah sesi muhasabah, yang menghadirkan ruang keheningan dan perenungan mendalam, mendorong siswa untuk bercermin, memperbaiki diri, dan meneguhkan niat menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala SMP Negeri 1 Gunung Bintang Awai, Deli Karnegi SPd, menegaskan bahwa PPK merupakan investasi jangka panjang dalam dunia pendidikan.

“Kami ingin melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Karakter adalah kekuatan utama yang akan menentukan masa depan mereka,” tegasnya, Minggu (1/3/2026).

Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam, Bahrianoor SPdI, menambahkan bahwa pendekatan reflektif dan praktik langsung dipilih agar nilai-nilai keagamaan benar-benar membumi dalam keseharian siswa.

“Harapan kami sederhana namun mendasar, yakni apa yang ditanamkan di sekolah ini tumbuh menjadi kebiasaan hidup yang membentuk akhlak dan kepribadian siswa di mana pun mereka berada,” tutupnya.(jky)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال