Resmikan Kantor Baru GKE, Bupati Yamin Tegaskan Spiritualitas sebagai Fondasi Pembangunan Bartim

Tamiang Layang, Habarkalimantantengah.com - Di tengah dinamika pembangunan daerah dan tantangan sosial yang kian kompleks, penguatan fondasi spiritual kembali ditegaskan sebagai pilar utama kemajuan.

Bupati Barito Timur, M Yamin, meresmikan fasilitas baru Calon Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tamiang Layang Timur, Sabtu (28/2/2026), dalam seremoni yang bukan sekadar simbolik, melainkan sarat makna strategis bagi arah pembangunan daerah.

Gedung baru yang difungsikan sebagai pusat pelayanan rohani dan administrasi itu diproyeksikan menjadi episentrum pembinaan iman, penguatan karakter, sekaligus laboratorium sosial bagi tumbuhnya solidaritas lintas komunitas di Bartim.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pimpinan daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bartim, jajaran pejabat eselon II, perwakilan Majelis Sinode, para pendeta, serta ribuan jemaat yang memadati lokasi kegiatan. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan institusi keagamaan dalam merawat kohesi sosial.

Dalam pidatonya, Yamin menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual. Menurutnya, daerah yang ingin maju tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang berintegritas, berempati, dan berdaya saing secara moral.

“Gedung ini bukan sekadar ruang administratif. Ia harus menjadi ruang transformasi, tempat nilai, harapan, dan pengabdian dirawat serta ditumbuhkan,” tegasnya.

Ia menekankan, keberadaan Calon Resort GKE Tamiang Layang Timur diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sosial, mempererat relasi antarumat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan harmoni masyarakat.

Komitmen tersebut, lanjut Yamin, selaras dengan visi pembangunan BARTIM SEGAH 2025–2029, yaitu Bartim Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis. Dalam kerangka itu, lembaga keagamaan dipandang sebagai aktor kunci dalam membangun peradaban lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar seremoni peresmian, momentum ini menjadi penanda bahwa pembangunan Bartim tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan investasi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan etika sosial sebagai fondasi kemajuan jangka panjang.(red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال