Kuala Kapuas, Habarkalimantantengah.com – Aksi lapangan ditunjukkan Bupati Kapuas HM Wiyatno yang turun langsung ke desa, Salat Jumat bareng warga lalu memimpin panen raya raksasa di Desa Terusan Karya, Kecamatan Bataguh, Jumat (13/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kapuas itu bukan seremonial, melainkan inspeksi nyata dari sawah sampai jalan rusak.
Panen di lahan 1.138 hektare menjadi sinyal kuat mesin pangan daerah bergerak kencang. Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan produksi pertanian bukan sekadar program, tapi prioritas strategis yang langsung berdampak ke kantong petani.
Di lokasi yang sama, bupati langsung “mengetuk palu” percepatan infrastruktur. Lewat Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, anggaran Rp7 miliar digelontorkan tahun ini untuk peningkatan jalan lingkungan di tiga desa sentra produksi.Tak berhenti di situ, paket proyek jumbo lain juga disiapkan. Jembatan baru di kawasan Bapalas bakal dibangun dengan nilai sekitar Rp15 miliar. Sementara akses jembatan Terusan yang sebelumnya roboh kini sudah pulih total, dan pembangunan jembatan di wilayah Sei STI telah rampung.
Turut mendampingi dalam kunjungan lapangan tersebut unsur legislatif dari DPRD Kabupaten Kapuas, menandakan dukungan politik terhadap percepatan pembangunan desa makin solid.
Sebelum ibadah Jumat, bupati juga menyisir jalan utama Terusan Mulia Ujung sepanjang 1,8 kilometer, urat nadi mobilitas warga dan distribusi hasil panen. Proyek pengecoran tinggal menunggu start administrasi dan ditargetkan mulai setelah Lebaran saat cuaca lebih bersahabat.
“Ini akses vital masyarakat. Setelah Hari Raya kita dorong pekerjaan langsung jalan,” tegasnya.
Langkah agresif ini mengirim pesan jelas, yakni pembangunan Kapuas tak lagi lambat dan birokratis, melainkan cepat, terukur, dan langsung menyentuh kebutuhan warga.(red)
