Bogor, Habarkalimantantengah.com – Bupati Barito Timur (Bartim) M Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu menunjukkan keseriusan menyelaraskan pembangunan daerah dengan agenda besar nasional.
Keduanya kompak menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Rakornas bertema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi forum krusial bagi kepala daerah untuk “mengunci” arah kebijakan pembangunan jangka menengah hingga panjang, dari lima sampai dua puluh tahun ke depan.Sejak pagi, M Yamin dan Adi Mula Nakalelu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Rakornas. Agenda diawali registrasi peserta yang diwarnai penampilan paduan suara dan pemutaran video kebangsaan, dilanjutkan penjelasan tata tertib oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri sebagai tanda resmi dimulainya forum strategis tersebut.
Pada sesi pembukaan, keduanya menyimak laporan Menteri Dalam Negeri, pengarahan sekaligus pembukaan resmi oleh Presiden Republik Indonesia, serta pembacaan doa.
Momen ini menjadi titik penting karena Presiden secara langsung menegaskan garis besar kebijakan nasional yang wajib diterjemahkan hingga ke level daerah.
Usai jeda istirahat, Rakornas berlanjut ke Sesi Panel I yang mengulas implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Sejumlah Menteri Koordinator dari berbagai sektor politik dan keamanan, hukum dan HAM, pembangunan manusia dan kebudayaan, hingga infrastruktur dan perekonomian menyampaikan arahan strategis yang menjadi pedoman pemerintah daerah.
Pembahasan semakin mengerucut pada Sesi Panel II, dengan fokus pada kedaulatan pangan dan energi, serta pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Menteri Kesehatan, Menteri ESDM, Menteri PKP, hingga Kepala Badan Gizi Nasional tampil memberikan pemaparan.
Materi ini menjadi bekal penting bagi Pemkab Bartim untuk merancang program pembangunan yang tepat sasaran, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sesi Panel III menyoroti isu strategis stabilitas keamanan, penanganan bencana, dan pencegahan korupsi. Paparan disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kepala BIN.
Penekanan utama pada sesi ini adalah penguatan sinergi lintas sektor agar program prioritas nasional berjalan aman, bersih, dan efektif hingga ke daerah.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 dijadwalkan ditutup dengan pembacaan hasil Rakornas serta penutupan resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.
Hasil forum nasional ini akan menjadi kompas utama bagi Pemkab Bartim dalam merumuskan dan mengeksekusi kebijakan pembangunan ke depan.(boy/red)
