Asal Api Terungkap, Polisi Selidiki Kebakaran di Mendawai Palangka Raya

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki peristiwa kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Mendawai, Komplek Sosial, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2/2026) sore kemarin.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lokasi kejadian.

Sejumlah personel dari Satreskrim Polresta Palangka Raya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memasang garis pengaman di area terdampak guna memudahkan proses investigasi serta mencegah warga mendekati titik-titik rawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, sumber api diketahui pertama kali muncul dari sebuah rumah milik warga bernama Idil Atmiansah. Api kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya yang berdempetan, sebagian besar berbahan kayu, sehingga mempercepat penyebaran kobaran api.

“Petugas telah melakukan pengamanan lokasi, pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengumpulan barang bukti untuk mendalami penyebab terjadinya kebakaran,” ujar Ps Kanit Identifikasi Satreskrim Polresta Palangka Raya, Aipda Yuwanda HP, Minggu (22/2/2026).

Ia menyampaikan, langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kebakaran yang menimbulkan kerugian besar, sekaligus untuk memastikan tidak adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Pernyataan itu disampaikan mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit meteran listrik, kabel yang hangus terbakar, serta sisa arang di area yang diduga menjadi titik awal munculnya api. Seluruh barang bukti tersebut akan dianalisis lebih lanjut guna mengungkap penyebab kebakaran secara komprehensif.

Sementara itu, hasil pendataan sementara mencatat sebanyak 11 rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar, meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

“Penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian. Hasilnya akan kami sampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai,” pungkas Yuwanda.(red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال