Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba di kawasan permukiman padat Jalan Mendawai (Komplek Sosial), Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu (21/2/2026) sore mejelang berbuka puasa, membuat warga panik.
Dalam hitungan menit, api melahap rumah-rumah panggung yang berdiri rapat, memaksa petugas pemadam bergerak cepat untuk mencegah kebakaran meluas.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya menerima laporan kebakaran melalui layanan darurat CC 112 pada pukul 16.30 WIB. Tak lama berselang, Piket Regu I Mako Damkar langsung diterjunkan ke lokasi dengan dukungan armada pemadam.
“Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan kondisi permukiman cukup padat. Prioritas kami adalah melokalisasi api agar tidak menjalar lebih luas, sekaligus memastikan keselamatan warga,” ujar Sucipto, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, dalam keterangannya.
Petugas melakukan pemadaman intensif di tengah keterbatasan akses dan jarak antarrumah yang saling berdekatan. Api akhirnya berhasil dikendalikan, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Hasil pendataan menunjukkan sebanyak 10 unit rumah panggung terbakar dan enam unit rumah lainnya terdampak.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan. Tidak terdapat korban jiwa. Dugaan sementara, sumber api berasal dari salah satu rumah warga yang saat kejadian dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya.
“Setelah api padam, kami lakukan pendinginan dan pendataan akhir, termasuk pengecekan personel, armada, dan peralatan. Situasi dinyatakan aman dan terkendali sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Sucipto.
Penanganan kebakaran melibatkan dua unit armada utama, Hino Ayaxx dan Hino Ziggler, serta dukungan lintas sektor dari TNI/Polri, BPBD Provinsi, Dinas Kehutanan Provinsi, Satpol PP Kota, dan relawan pemadam kebakaran (Redkar).
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp550 juta.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya kembali mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan permukiman padat dan rumah berbahan kayu, agar meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(red)
