Buntok, Habarkalimantantengah.com – Kehadiran Pertamina Shop (Pertashop) Milyanor Putra Perkasa di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menjadi titik balik akses energi di wilayah pelosok. Distribusi BBM resmi yang selama ini tersendat dan mahal, kini terbuka lebar bagi masyarakat desa.
Sejak resmi beroperasi pada 24 Juli 2023, Pertashop tersebut menjelma sebagai urat nadi baru pemenuhan kebutuhan BBM berkualitas, khususnya Pertamax. Warga Bangkuang dan desa sekitar tak lagi bergantung pada pasokan tidak resmi dengan kualitas meragukan.
Pertashop ini berdiri bukan sekadar sebagai unit usaha, melainkan jawaban konkret atas ketimpangan distribusi energi yang selama bertahun-tahun membelenggu wilayah perdesaan.
Pemilik Pertashop Milyanor Putra Perkasa, H Supriadi G, menegaskan bahwa kehadiran Pertashop lahir dari kebutuhan riil masyarakat yang selama ini berada di barisan paling belakang distribusi energi nasional.
“Warga desa punya hak yang sama atas BBM berkualitas. Pertashop ini kami hadirkan agar masyarakat Bangkuang tidak lagi jadi penonton, tetapi menikmati langsung layanan energi resmi dan berstandar Pertamina,” tegas Haji Usup, sapaan akrabnya, Minggu (25/1/2026).
Ia memastikan operasional Pertashop dijalankan dengan standar ketat, kualitas terjaga, takaran tepat, serta pelayanan transparan. Lebih dari itu, keberadaan Pertashop diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan memperlancar mobilitas warga.
“Ini bukan sekadar soal menjual BBM. Ini tentang membuka akses, memperlancar aktivitas, dan mendorong denyut ekonomi desa agar terus bergerak,” ujarnya.
Dampak positif kehadiran Pertashop langsung dirasakan masyarakat. Sunaji, warga Kelurahan Bangkuang, mengaku kini tak lagi dipusingkan dengan persoalan mencari BBM berkualitas.
“Sekarang lebih dekat, lebih aman, dan lebih tenang. Tidak takut kualitasnya diragukan. Untuk warga yang punya kendaraan dan usaha kecil, ini sangat membantu,” katanya.
Sunaji berharap keberadaan Pertashop Milyanor Putra Perkasa terus berkelanjutan dengan pasokan BBM yang stabil, mengingat perannya semakin vital dalam menunjang aktivitas harian dan perekonomian warga.
Kehadiran Pertashop di Bangkuang menegaskan bahwa pemerataan energi bukan sekadar jargon. Di tengah keterbatasan infrastruktur, Pertashop menjadi bukti nyata bahwa negara bersama mitra usaha mampu menghadirkan layanan energi hingga ke pelosok, sekaligus mempersempit jurang ketimpangan antara desa dan kota.(jky)
