Buntok, Habarkalimantantengah.com - Kecintaan kepada ulama tidak berhenti pada lantunan doa dan kenangan, tetapi terus hidup melalui keteladanan, silaturahmi, serta upaya merawat nilai-nilai kebaikan yang diwariskan. Semangat inilah yang mendasari persiapan Haul Akbar Rajab 2026 yang akan digelar Majelis Taklim Nurul Musthofa, Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
Haul akbar tersebut direncanakan menjadi momentum untuk mengenang dua ulama kharismatik yang memiliki tempat istimewa di hati umat Islam, yakni Abah Guru Sekumpul, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, dan Abah Guru Asmuni atau yang lebih dikenal sebagai Guru Danau.
Untuk mematangkan pelaksanaannya, Majelis Taklim Nurul Musthofa menggelar rapat persiapan di Kelurahan Bangkuang, Sabtu (10/10/2026) malam. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menyelaraskan rencana kegiatan, membahas kebutuhan penyelenggaraan, serta memperkuat koordinasi agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.
Pimpinan Majelis Taklim Nurul Musthofa Bangkuang, H. Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa Haul Akbar Rajab 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2026, bertempat di lingkungan Majelis Taklim Nurul Musthofa, Kelurahan Bangkuang.
Menurutnya, persiapan sejak dini diperlukan agar penyelenggaraan kegiatan dapat direncanakan secara terarah, dengan melibatkan berbagai pihak dalam semangat kebersamaan.
“Rapat awal persiapan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mematangkan berbagai persiapan agar kegiatan haul dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Melalui rapat ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat bersinergi dalam menyukseskan kegiatan keagamaan yang penuh makna ini,” ujar Muhammad Iqbal, yang juga menjabat Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Satpol PP Kabupaten Barito Selatan.
Bagi umat Islam, haul bukan sekadar peringatan untuk mengenang ulama yang telah berpulang. Lebih dari itu, haul menjadi ruang untuk merefleksikan keteladanan, mengenang perjuangan dalam dakwah, serta memperkuat hubungan spiritual antara jemaah dan para guru yang telah memberikan tuntunan dalam kehidupan.
Melalui peringatan haul Abah Guru Sekumpul dan Guru Danau, Majelis Taklim Nurul Musthofa berharap dapat menghadirkan momentum yang mempererat tali silaturahmi, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak dan perjuangan para ulama.
Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang. Keteladanan ulama menjadi pengingat akan pentingnya menjaga akhlak, merawat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Karena itu, persiapan Haul Akbar Rajab 2026 tidak hanya diarahkan pada kelancaran penyelenggaraan acara, tetapi juga pada upaya menghadirkan ruang kebersamaan yang bermakna bagi jemaah dan masyarakat.
Dukungan berbagai pihak turut menjadi bagian penting dalam persiapan kegiatan tersebut. Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa pelaksanaan Haul Akbar Rajab 2026 mendapat dukungan dari PT Asmin Bara Baronang (PT ABB).
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan spiritual dan sosial masyarakat Bangkuang.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Haul Akbar Rajab 2026 di Majelis Taklim Nurul Musthofa Bangkuang diharapkan berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat persaudaraan, dan menjaga kecintaan umat kepada para ulama.
“Semoga kegiatan haul ini menjadi wasilah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat meneladani akhlak dan perjuangan para ulama,” harap Muhammad Iqbal.(red/j)
