Tamiang Layang, Habarkalimantantengah.com - Ketika kabut asap masih menyelimuti udara dan aktivitas masyarakat ikut terdampak, perhatian terhadap kesehatan anak-anak sekolah menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Di tengah kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, Reni Sugiarti, memilih turun langsung menyapa pelajar sekaligus membagikan masker di tiga sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dusun Timur, Kamis (1/10/2026).
Bukan sekadar membagikan masker, langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian Reni terhadap para pelajar yang tetap menjalankan aktivitas belajar di tengah kondisi udara yang tercemar asap.
Tiga sekolah menjadi sasaran pembagian masker, yakni SDN Makarap, SDN Dorong, dan SDN 1 Tamiang Layang.
Bagi Reni, bantuan tersebut mungkin sederhana. Namun, di tengah kondisi udara yang kurang sehat, masker diharapkan dapat menjadi perlindungan tambahan bagi anak-anak ketika berada di lingkungan sekolah.
“Pagi hari ini kebetulan saya selaku anggota Dewan dari Partai Hanura, sebagai wujud kepedulian terhadap dampak asap ini kepada anak-anak sekolah, pagi ini kami sudah membagikan masker di SDN Makarap, SDN Dorong dan sekarang di SDN 1 Tamiang Layang,” ujar Reni saat ditemui awak media di SDN 1 Tamiang Layang.
Reni mengakui jumlah masker yang dibagikan masih terbatas. Namun, menurutnya, keterbatasan tersebut tidak seharusnya mengurangi kepedulian terhadap kondisi yang sedang dihadapi anak-anak.
“Dengan harapan, bantuan yang sedikit ini bisa membantu anak-anak untuk mengurangi menghirup asap yang sangat-sangat tidak sehat,” katanya.
Kepedulian itu menjadi semakin berarti karena pelajar merupakan kelompok yang tetap harus menjalani rutinitas pendidikan meski kondisi lingkungan sedang tidak ideal.
Reni pun berharap masker yang dibagikan dapat memberikan manfaat sekaligus sedikit meringankan dampak yang dirasakan para pelajar akibat paparan udara tercemar asap.
Ia menyadari bantuan tersebut belum dapat menjangkau seluruh kebutuhan siswa. Namun, baginya, langkah kecil tetap memiliki arti ketika dilakukan untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Mudah-mudahan bantuan yang sedikit ini bisa mengurangi, meringankan beban dari napas anak-anak yang menghirup udara tercemar oleh asap ini,” pungkasnya.
Langkah Reni tersebut menjadi bagian dari kepedulian di tengah kondisi udara yang masih dipengaruhi asap. Bagi para pelajar, masker yang dibagikan mungkin sederhana, tetapi menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keselamatan mereka tetap menjadi perhatian di tengah situasi yang sedang dihadapi bersama.(red/j)
