Buntok, Habarkalimantantengah.com - Hari Kemerdekaan tidak hanya tentang mengibarkan Merah Putih dan mengenang perjuangan para pendahulu. Di Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, semangat itu diterjemahkan ke dalam sebuah estafet pengabdian.
Sesaat setelah upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), lapangan bola Kelurahan Bangkuang menjadi saksi pergantian kepemimpinan di tingkat kelurahan. H. Muhammad Iqbal menyerahkan tongkat estafet jabatan Lurah Bangkuang kepada M. Rifai.
Serah terima jabatan tersebut bukan sekadar pergantian nama dalam struktur pemerintahan. Momentum yang berlangsung tepat pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu sekaligus menandai hadirnya wajah baru dalam roda pemerintahan Kelurahan Bangkuang, dengan tuntutan pengabdian yang tidak berubah, yakni memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dan semakin baik.
Camat Karau Kuala, Adriansyah mengatakan bahwa serah terima jabatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Barito Selatan tentang pengangkatan, pemberhentian, dan pengukuhan pejabat administrator serta pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.
Keputusan tersebut sebelumnya telah ditindaklanjuti melalui pelantikan yang dilaksanakan Bupati Barito Selatan di Buntok pada 12 Agustus 2026.
“Mutasi jabatan ini sebagai bagian dari pembinaan karier ASN dan penyegaran organisasi dalam rangka terus meningkatkan pelayanan publik,” ujar Adriansyah.
Selain Lurah Bangkuang, terdapat sejumlah jabatan lain yang turut diserahterimakan. Jabatan Sekretaris Kecamatan Karau Kuala berpindah dari Hery Fernando kepada Gunawati. Sementara jabatan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian diserahterimakan dari M. Hanafi kepada Sahriyanto.
Dalam penataan tersebut, Gunawati mendapat promosi sebagai Sekretaris Kecamatan Karau Kuala pada jenjang eselon III.B. Kemudian, M. Hanafi mendapat promosi sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, sedangkan M. Rifai dipercaya menduduki jabatan Lurah Bangkuang, keduanya pada jenjang eselon IV.A.
Bagi Rifai, amanah baru tersebut datang bersamaan dengan momentum yang sarat makna. Ketika bangsa memperingati kemerdekaan, ia menerima tanggung jawab untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat yang menjadi ruang terdekat bagi negara dalam menghadirkan pelayanan publik.
Adriansyah berharap para pejabat yang mendapat amanah baru mampu menjadikan rotasi dan promosi sebagai momentum untuk memperluas kapasitas, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan.
“Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru kepada semua kawan-kawan yang baru dilantik dan melaksanakan serah terima jabatan. Semoga terus meningkatkan semangat pengabdian dan kompetensi teknis maupun manajerialnya,” katanya.
Di balik pergantian jabatan tersebut, ada penghormatan kepada pengabdian yang telah dilalui. Adriansyah secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Iqbal yang telah menjalankan tugas sebagai Lurah Bangkuang dan kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Barito Selatan.
“Jejak pengabdian sebelumnya sebagai Lurah Bangkuang, ungkapan terima kasih, apresiasi, penghargaan, dan doa seluruh warga Bangkuang membekali, menyemangati, dan mengawal tugas baru yang diemban,” tuturnya.Ia berharap Muhammad Iqbal dapat menjalankan amanah barunya dengan penuh dedikasi serta senantiasa mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Pergantian itu pada akhirnya bukan tentang siapa yang datang dan siapa yang pergi. Ia adalah tentang bagaimana sebuah pemerintahan terus bergerak, sementara pengabdian tidak boleh berhenti.(red/j)
