Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Percikan api dari dunia pengelasan kini mulai diarahkan menjadi energi kolaborasi. Setelah dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) Kalimantan Tengah, Dwi Sugiarto bergerak cepat membangun fondasi organisasi dan menyatukan para pelaku usaha pengelasan di Bumi Tambun Bungai.
Kepercayaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum APPI, Budi Harta Winata, kepada Dwi Sugiarto dalam Deklarasi Nasional APPI yang berlangsung di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026) lalu.
Tak ingin momentum deklarasi berhenti sebatas seremoni, Dwi Sugiarto langsung membuka ruang konsolidasi di daerah. Sebagai langkah awal, Kopdar APPI DPD Kalimantan Tengah akan digelar Sabtu (22/8/2026) pukul 18.30 WIB di Jalan Marina Permai IX, Palangka Raya, tepatnya di tempat Bapak Hartoyo.
Mengusung semangat “Berkumpul, Saling Kenal & Menentukan Pengurus”, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan para pengusaha dan pelaku usaha pengelasan sekaligus merumuskan kepengurusan APPI Kalimantan Tengah.
Bagi Sugie, sapaan akrab Dwi Sugiarto, organisasi bukan sekadar nama dan struktur kepengurusan. Lebih jauh, APPI diharapkan mampu menjadi rumah bersama bagi para pengusaha pengelasan, tempat membangun jejaring, memperluas peluang, berbagi pengalaman, serta memperkuat posisi pelaku usaha dalam menghadapi dinamika dunia industri yang terus berkembang.
Dari pertemuan sederhana, Sugie ingin membangun langkah yang lebih besar. Konsolidasi menjadi kata kunci agar potensi para pelaku usaha pengelasan di Kalimantan Tengah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat bergerak dalam satu wadah yang profesional, solid, dan saling menguatkan.
“Kita ingin memulai dari silaturahmi. Berkumpul, saling mengenal, kemudian bersama-sama menentukan kepengurusan. Setelah itu, kita berharap APPI Kalimantan Tengah dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha pengelasan,” ujar Sugie, Jumat (21/8/2026).
Kopdar perdana ini sekaligus menjadi pintu masuk untuk menyusun arah organisasi APPI Kalimantan Tengah ke depan. Para pelaku usaha pengelasan diharapkan dapat hadir, menyampaikan gagasan, sekaligus mengambil bagian dalam membangun wadah profesi dan usaha tersebut.
Tak hanya membawa agenda organisasi, panitia juga menyiapkan total doorprize bernilai jutaan rupiah bagi peserta. Hadiahnya cukup menarik, mulai dari satu unit mesin las Rhino hingga 10 pak kawat las Enka NK-68.
Peserta juga tidak dipungut biaya alias free entrance. Informasi dan konfirmasi kehadiran dapat menghubungi kontak panitia di nomor 081250586000.(red/j)
