Sampit, Habarkalimantantengah.com - Malam yang semula tenang di kawasan Pasar Blauran, Jalan Iskandar, Kelurahan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api yang tiba-tiba muncul dari sebuah tempat nongkrong pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 20.50 WIB membuat warga berhamburan, khawatir si jago merah melahap deretan bangunan di kawasan pasar yang berdiri saling berdekatan.
Api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya. Suasana mendadak mencekam ketika warga berteriak meminta pertolongan, sementara sebagian lainnya berupaya mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sembari menunggu kedatangan petugas.
Laporan kejadian langsung direspons cepat oleh tim gabungan. Personel Damkar Sampit bersama Swadaya Baamang Tengah, Relawan Masjid Jami Assalam Ketapang, Relawan Ketapi 1, Relawan Ketapi 3, PMI Sampit, dan Relawan Dhufa Sampit bahu-membahu memadamkan kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain.
Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke deretan bangunan di sekitarnya. Upaya tersebut berhasil mencegah potensi kerugian yang lebih besar di kawasan pasar yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.
"Api tiba-tiba muncul dari sebuah tempat nongkrong. Untuk penyebabnya masih belum diketahui," ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan.Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit tempat nongkrong mengalami kerusakan akibat terbakar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang dipenuhi bangunan berdempetan dan terdapat banyak material yang mudah terbakar.(red/f)
