Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan warga. Hal itu tercermin dalam Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Graha Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026), dan dihadiri Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo.
Kegiatan yang terhubung secara virtual dengan agenda nasional tersebut menjadi bagian dari gerakan serentak pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Kapolri bersama Menteri Kesehatan RI juga meluncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh sebagai bentuk perhatian terhadap akses layanan bagi kalangan pekerja.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa rangkaian Bakti Kesehatan yang dimulai sejak 1 Juni 2026 telah memberikan manfaat kepada sedikitnya 4.146 warga di berbagai daerah di Kalteng.
Puncak kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya layanan konsultasi dan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif tanpa dipungut biaya.
Berbagai layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), skrining stunting, hingga sunatan massal. Masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam, mata, bedah, dan paru.
Usai mengikuti rangkaian acara, Wagub Edy meninjau langsung stand pelayanan kesehatan serta menyapa warga yang sedang menjalani pemeriksaan. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah. Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada buruh, pengemudi ojek online, dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan itu menjadi simbol kepedulian sekaligus penguatan nilai gotong royong dalam membangun kesejahteraan bersama.
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh warga.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, kolaborasi semacam ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Kalteng yang tidak hanya aman dan kondusif, tetapi juga sehat, tangguh, dan semakin sejahtera.(red/j)
