Pulang untuk Mengabdi, AKP Rahmad Tuah Pimpin Reskrim Polres Barsel dengan Segudang Pengalaman

Buntok, Habarkalimantantengah.com - Di balik setiap penugasan strategis dalam institusi kepolisian, terdapat pertimbangan atas kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak.

Hal itulah yang kini melekat pada sosok AKP Rahmad Tuah, SH, MM, putra asli Barito Selatan (Barsel) yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Barsel sejak 6 Juni 2026.

Kembalinya perwira kelahiran Barsel 23 November 1979 itu ke daerah asalnya tidak sekadar menandai perpindahan jabatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menghadirkan figur penegak hukum yang telah ditempa melalui berbagai penugasan lapangan dan posisi strategis di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam perjalanan kariernya, AKP Rahmad Tuah dikenal sebagai perwira yang tumbuh dari medan tugas. Pengalaman panjangnya di bidang reserse membentuk kapasitas investigatif yang kuat, terutama dalam penanganan perkara-perkara kriminal yang menyita perhatian publik.

Sejumlah kasus pembunuhan yang berhasil diungkap saat bertugas di Montalat dan Kabupaten Seruyan menjadi bagian dari rekam jejak yang turut mengukuhkan reputasinya. Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis penyidikan, tetapi juga keteguhan dalam menghadirkan kepastian hukum di tengah kompleksitas sebuah perkara.

Sebelum dipercaya memimpin Satuan Reserse Kriminal Polres Barsel, AKP Rahmad Tuah telah menapaki berbagai jenjang kepemimpinan. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Karau Kuala, Kapolsek Cempaga Hulu, Kapolsek Montalat, Kapolsek Kapuas Tengah, dan Kapolsek Parenggean.

Pengalaman itu kemudian berlanjut pada jabatan yang semakin strategis sebagai Kasat Reskrim Polres Seruyan dan Kasat Reskrim Polres Murung Raya. Ragam penugasan tersebut memperkaya perspektifnya dalam menghadapi berbagai karakteristik persoalan hukum dan dinamika sosial masyarakat.

Di tengah perkembangan modus kejahatan yang semakin kompleks, kehadiran AKP Rahmad Tuah di Polres Barsel dinilai membawa energi baru bagi penguatan fungsi penegakan hukum. Pengalaman lapangan yang panjang menjadi modal penting dalam membangun penanganan perkara yang cepat, presisi, dan berorientasi pada rasa keadilan.

Bagi dirinya, kepercayaan yang diberikan institusi bukan sekadar amanah struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan perhatian dan penanganan secara profesional, transparan, serta akuntabel.

Menariknya, komitmen terhadap pengembangan kapasitas diri juga terus ia tunjukkan. Di tengah kesibukan sebagai perwira kepolisian, AKP Rahmad Tuah saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) bidang Hukum di Universitas Tarumanagara, Jakarta. Langkah tersebut mencerminkan ikhtiar untuk memperkuat fondasi akademik dalam mendukung praktik penegakan hukum yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bagi AKP Rahmad Tuah, kembali bertugas di Barsel memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar penempatan kedinasan. Ini adalah kesempatan untuk mengabdikan pengalaman, pengetahuan, dan dedikasi di daerah yang telah membentuk perjalanan hidupnya sejak awal.

Di saat masyarakat menaruh harapan besar terhadap hadirnya penegakan hukum yang tegas sekaligus berkeadilan, putra daerah itu kini berdiri di garis depan, membawa pengalaman panjang dan semangat pengabdian untuk menjaga kepercayaan publik terhadap hukum di tanah kelahirannya.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال