Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Dalam setiap perjalanan pengabdian, ada sosok-sosok yang tidak hanya hadir melalui jabatan, tetapi juga melalui keteladanan yang meninggalkan jejak bagi masyarakat. Bagi Relawan Sosial Kemanusiaan Habar Kalimantan Tengah (HKT), sosok tersebut tercermin pada Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono, yang berulang tahun pada 14 Juni 2026.
Momentum pertambahan usia itu menjadi kesempatan bagi keluarga besar HKT untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi Brigjen Pol Andreas sebagai Pembina Utama Forum Kebangsaan Ormas Paguyuban Kalteng.
Di mata para relawan, Brigjen Pol Andreas yang saat ini mengemban amanah sebagai Karorena Polda Kalteng dikenal sebagai figur yang konsisten merawat semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, dan menjembatani kolaborasi lintas elemen masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Relawan HKT, Dwi Sugiarto, menuturkan bahwa kepemimpinan yang berkesan bukan semata-mata lahir dari kewenangan, melainkan dari kemampuan menghadirkan keteduhan, merawat kebersamaan, dan memberi manfaat yang nyata bagi sesama.
“Selamat ulang tahun kepada Bapak Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono. Semoga senantiasa dianugerahi kesehatan, umur panjang, dan kekuatan dalam melanjutkan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dwi Sugiarto.
Pria yang akrab disapa Sugie itu menilai, di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis, kehadiran figur pemersatu menjadi modal penting dalam menjaga harmoni dan merawat kebhinekaan. Menurutnya, Brigjen Pol Andreas telah menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu berbicara tentang kekuasaan, tetapi tentang keteladanan yang mampu menginspirasi.
“Beliau adalah sosok yang menempatkan nilai kemanusiaan dan persaudaraan sebagai fondasi kebersamaan. Ketika persatuan dijaga dan keberagaman dirangkul, maka daerah ini akan tumbuh menjadi lebih kuat dan berdaya,” tuturnya.
Sugie menambahkan, pengabdian yang tulus akan selalu melampaui batas ruang dan waktu. Sebab, warisan terbesar seorang pemimpin bukanlah jabatan yang pernah disandang, melainkan nilai-nilai yang ditanamkan dan terus hidup di tengah masyarakat.
“Semoga di usia yang baru, beliau senantiasa diberikan keberkahan dan terus menjadi inspirasi dalam membangun Kalimantan Tengah yang harmonis, maju, dan bermartabat,” tambahnya.
Bagi Relawan HKT, perjalanan seorang pemimpin sejatinya diukur dari seberapa besar manfaat yang ditinggalkan. Karena pada akhirnya, usia hanyalah angka, sementara pengabdian yang tulus akan selalu menemukan tempat terhormat dalam ingatan masyarakat.(red/j)
