Misteri Pagi Berdarah di Palangka Raya, Mandau Mengamuk di Lingkungan Warga

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Pagi yang semula berjalan normal di kawasan Jalan G. Obos VI, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, mendadak berubah menjadi kepanikan warga, Minggu (7/6/2026).

Seorang pria berinisial RB (24) diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis mandau, hingga mengakibatkan dua warga mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto. Ia menyampaikan bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Pahandut.

“Benar telah terjadi peristiwa di kawasan G. Obos. Terduga pelaku sudah kami amankan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum kejadian, pelaku sempat terlihat keluar rumah dan mendatangi sebuah warung di sekitar lokasi. Sejumlah warga mengungkapkan, saat itu yang bersangkutan menunjukkan perilaku tidak wajar dan berbicara tidak terarah, meski sehari sebelumnya masih beraktivitas seperti biasa di lingkungan sekitar.

Tak berselang lama, RB kembali terlihat melintas sambil membawa mandau dan bergerak menuju bagian belakang kawasan G. Obos VI. Situasi kemudian berubah tegang setelah warga menerima informasi adanya aksi penyerangan terhadap penghuni salah satu rumah di kawasan tersebut.

Korban pertama, HY (42), mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam di bagian tubuh, termasuk kaki, setelah diduga diserang di dalam rumahnya.

Melihat kejadian tersebut, anak korban berinisial AW (19) berupaya memberikan pertolongan. Namun upaya itu justru membuatnya ikut menjadi sasaran serangan. Pemuda yang diketahui baru menyelesaikan pendidikan di salah satu pondok pesantren di Kalimantan Selatan tersebut mengalami luka cukup serius, termasuk pada bagian kepala.

Dalam kondisi terluka, AW berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke rumah Ketua RT setempat. Warga yang kemudian datang ke lokasi menemukan bercak darah di dalam rumah serta bagian senjata yang diduga patah dan tertinggal di tempat kejadian.

Kedua korban segera dievakuasi oleh warga dan keluarga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri sehingga memicu upaya pengejaran oleh warga. RB akhirnya berhasil diamankan di kawasan depan Hotel Luwansa, Jalan G. Obos, sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.

Terkait dugaan kondisi kejiwaan pelaku, kepolisian masih melakukan pendalaman secara komprehensif. Pihak keluarga sebelumnya menyampaikan informasi bahwa yang bersangkutan diduga baru beberapa minggu keluar dari perawatan di rumah sakit jiwa.

“Untuk dugaan ODGJ masih kami dalami. Informasi dari keluarga menyebutkan yang bersangkutan baru sekitar dua minggu keluar dari rumah sakit jiwa,” jelas AKP Iyudi.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi yang berkembang masih akan diverifikasi sebelum disampaikan sebagai kesimpulan resmi kepada publik.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال