Pangdam XXII/Tambun Bungai Konsolidasikan Kekuatan Jaga Stabilitas Kalteng

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Suasana serius namun penuh semangat mewarnai Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang dipimpin langsung Panglima Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, di Palangka Raya, Selasa (3/3/2026).

Forum ini bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan panggung konsolidasi kekuatan untuk memastikan stabilitas dan kesiapsiagaan wilayah Kalimantan Tengah tetap terjaga di tengah tantangan yang kian dinamis.

Kehadiran Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, serta Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mempertegas kuatnya soliditas tiga pilar utama penjaga stabilitas daerah, yakni TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Seluruh pejabat utama Kodam dan para Dandim se-Kalteng turut hadir, menandai keseriusan dalam merumuskan arah kebijakan tahun mendatang.

Dalam arahannya yang tegas dan lugas, Pangdam menekankan bahwa tahun 2026 adalah tahun strategis yang menuntut kecepatan respons, kecermatan membaca situasi, serta ketegasan dalam bertindak.

Ia mengingatkan bahwa dinamika sosial, ekonomi, hingga perkembangan global berpotensi memengaruhi stabilitas wilayah jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Setiap satuan harus adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis. Jangan menunggu situasi berkembang. Bangun deteksi dini, tingkatkan kesiapan operasional, dan perkuat pembinaan teritorial,” tegasnya.

Rapim ini juga menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap capaian program kerja tahun sebelumnya. Berbagai aspek dibedah secara objektif, mulai dari kesiapan personel, efektivitas pembinaan teritorial, hingga optimalisasi dukungan terhadap program pembangunan daerah.

Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi lintas sektor harus diperkuat secara nyata, bukan hanya sebatas koordinasi formal. Kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan rasa aman sekaligus mempercepat pembangunan.

Kehadiran Gubernur dan Kapolda dalam forum tersebut menjadi simbol komitmen bersama bahwa keamanan dan pembangunan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Stabilitas yang terjaga akan menjadi ruang tumbuh bagi investasi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Rapim 2026, Kodam XXII/Tambun Bungai menegaskan sikap, yaitu solid di dalam, kuat dalam sinergi, dan siap menghadapi setiap dinamika. Sebuah pesan tegas bahwa penjagaan Bumi Tambun Bungai tidak pernah setengah hati.(jky/red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال