Merawat Kebersamaan di Tengah Dinamika Jurnalistik, IPJI Kalteng Berbagi Menjelang Idulfitri

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Di sebuah sekretariat sederhana di Kota Palangka Raya, suasana pagi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah menghadirkan makna yang jauh melampaui rutinitas organisasi. Tanpa kemegahan acara dan tanpa protokol yang berlebihan, kehangatan justru tumbuh dari hal yang paling mendasar, yakni kebersamaan.

Sejumlah anggota Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalimantan Tengah berdatangan secara bergantian. Percakapan ringan, senyum yang saling bertukar, dan suasana akrab perlahan memenuhi ruangan kecil itu. Di atas sebuah meja sederhana, paket-paket parcel tertata rapi sebagai simbol perhatian yang mungkin tampak sederhana, tetapi sarat makna.

Momentum penyerahan bingkisan oleh Ketua DPW IPJI Kalteng, Pickrol Hidayad, kepada Sekretaris Yolla Veronika menjadi gambaran kecil dari nilai besar yang dijaga organisasi tersebut, yaitu solidaritas dan rasa saling memiliki.

Bagi IPJI Kalteng, kegiatan berbagi menjelang hari raya bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah cara organisasi merawat hubungan antaranggota, menjaga rasa kebersamaan, sekaligus menegaskan bahwa kekuatan komunitas lahir dari kepedulian yang terus dipelihara.

“Yang terpenting bukan apa yang diberikan, tetapi bagaimana kita tetap hadir dan saling menguatkan sebagai keluarga besar,” ujar Pickrol Hidayad, Rabu (18/3/2026).

Di tengah dunia jurnalistik yang sering kali berjalan cepat, keras, dan penuh tekanan, ruang-ruang kebersamaan seperti ini menjadi pengingat bahwa para penulis dan jurnalis tidak berjalan sendiri. Ada organisasi yang menjadi rumah, tempat solidaritas dirawat dan rasa saling menghargai terus dijaga.

Ahmad, salah satu anggota yang menerima parcel, mengaku perhatian sederhana tersebut justru meninggalkan kesan mendalam.

“Bukan besar kecilnya bingkisan yang kami lihat, tetapi perhatian dan kebersamaan yang terasa. Itu yang membuat kami tetap solid,” ungkapnya.

Dari sebuah sekretariat kecil di Palangka Raya, IPJI Kalteng menunjukkan bahwa kekuatan organisasi tidak selalu lahir dari panggung besar atau agenda megah. Ia tumbuh dari hal-hal sederhana, yaitu kepedulian, kebersamaan, dan komitmen untuk saling menjaga.

Menjelang hari kemenangan, pesan yang lahir dari ruang sederhana itu terasa jelas, yakni solidaritas adalah energi yang menjaga langkah tetap kuat, sementara kepedulian adalah bahasa yang selalu mampu menyatukan siapa pun.(red)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال