Buntok, Habarkalimantantengah.com - Malam kemenangan itu tiba dengan wajah terbaiknya di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Di bawah langit yang berpendar cahaya, gema takbir mengalun bergulung, menandai pelepasan sembilan kelompok peserta lomba takbiran oleh Camat Karau Kuala, Adriansyah, Jumat (20/3/2026) malam.
Bukan sekadar seremoni, momen ini menjelma menjadi perayaan kolektif yang sarat makna, perpaduan antara spiritualitas, tradisi, dan denyut kebersamaan warga. Dari anak-anak hingga orang tua, seluruh lapisan masyarakat larut dalam satu irama, yakni mengagungkan kebesaran Ilahi di ambang Idulfitri.
Didampingi unsur Forkopimca, Lurah Bangkuang H Muhammad Iqbal, panitia pelaksana, serta tokoh agama, pelepasan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Sorot mata warga memancarkan kebanggaan, sementara barisan peserta bersiap menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam balutan nuansa religi yang kental.Dalam sambutannya, Adriansyah tidak sekadar menyampaikan pesan formal. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama kegiatan ini terletak pada soliditas masyarakat. Baginya, takbiran bukan hanya tradisi tahunan, melainkan cermin hidupnya nilai gotong royong dan persaudaraan.
“Yang kita rayakan malam ini bukan hanya kemenangan setelah Ramadan, tetapi juga kebersamaan yang terus terjaga. Ini adalah wajah asli masyarakat kita,” tuturnya dengan penuh apresiasi.
Ia pun menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh semangat.
Ketika langkah peserta mulai bergerak menyusuri rute, suara takbir kian menguat, berpadu dengan denting alat musik tradisional dan gemerlap dekorasi yang memukau.(jky)
