Pangkalan Bun, Habarkalimantantengah.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggencarkan penyaluran bantuan sosial dan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri dan Nyepi 2026 sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Pangan Presiden periode Februari-Maret 2026, Pasar Murah, Gerakan Pangan Murah, hingga Bantuan Tunai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang menyasar masyarakat di 14 kabupaten/kota di Kalteng.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga di Lapangan Sampuraga Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (15/3/2026).
“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian sekaligus kehadiran pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujar Agustiar.
Di Kabupaten Kotawaringin Barat, pemerintah menyalurkan 16.255 paket Bantuan Pangan Presiden yang masing-masing berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Selain itu, melalui program Pasar Murah, pemerintah menyiapkan 3.900 paket kebutuhan pokok berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Paket dengan nilai Rp147.500 tersebut disubsidi oleh Pemprov Kalteng sebesar Rp137.500, sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan Rp10 ribu per paket.
Program Gerakan Pangan Murah juga digelar dengan menyediakan 1.000 paket sayur dan buah serta 500 papan telur guna menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah turut menyalurkan Bantuan Tunai Langsung Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 2.000 penerima manfaat sebagai penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Tak hanya bantuan pangan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis bagi warga, meliputi pemeriksaan tekanan darah, status gizi, kesehatan jiwa, perilaku merokok, hingga pemeriksaan kesehatan bagi lanjut usia.
Penyaluran bantuan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, Plt Sekretaris Daerah Leonard S Ampung, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.(red)
