Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Kepedulian kepada para pekerja sektor informal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara langsung membuka kegiatan pasar murah di halaman Istana Isen Mulang, Rabu (18/3/2026).
Program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang selama ini berada di garda depan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi harian, yakni driver ojek online (ojol), petugas kebersihan, serta lembaga sosial rakyat.
Sebanyak 2.052 paket sembako disiapkan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng.
Jika dihitung dengan harga pasar, nilai paket sembako itu mencapai Rp145.500. Namun melalui subsidi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp10.000 saja. Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp135.500 untuk setiap paket.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa meskipun pemerintah sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran, kepentingan masyarakat kecil tetap menjadi prioritas utama.
“Program strategis seperti Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) adalah komitmen kami agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Mari kita kawal bersama demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Kegiatan pasar murah tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Plt Sekda Leonard S Ampung, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.(jky/red)
