Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com — Perang melawan narkoba di Kalimantan Tengah kian dipertegas. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng, Brigjen Pol Mada Roostanto, menggelar audiensi strategis dengan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalteng, Muhamad Rus’an, Rabu (21/1/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang dinilai sebagai ancaman serius bagi ketahanan sosial, generasi muda, dan stabilitas daerah.
Dalam audiensi itu, kedua pihak membahas peran strategis Kesbangpol sebagai garda penguatan ideologi, wawasan kebangsaan, serta penjaga stabilitas sosial masyarakat.
Kesbangpol dinilai memiliki posisi krusial dalam menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk terlibat langsung dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya itu, diskusi juga menekankan pentingnya mengintegrasikan program P4GN ke dalam agenda pembangunan daerah, agar upaya pemberantasan narkoba tidak bersifat sporadis, melainkan berjalan terstruktur, masif, dan berkelanjutan. Penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan pun menjadi sorotan utama agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala BNN Provinsi Kalteng, Brigjen Pol Mada Roostanto, menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini bersifat kompleks, terorganisir, dan masif, sehingga tidak bisa ditangani oleh satu institusi saja.
“Sinergi lintas sektor adalah kunci utama. BNN tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat dan konsisten dengan seluruh unsur pemerintah daerah serta elemen masyarakat,” tegasnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama BNN dan Kesbangpol dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Provinsi Kalteng serius dan tidak memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika.
Dengan sinergi yang semakin solid, harapan menuju Kalteng Bersih Narkoba (Bersinar) bukan sekadar slogan, melainkan target nyata yang terus diperjuangkan.(jky)
