Lautan Shalawat di Masjid Ar-Abrar, Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 Penuh Kekhusyukan

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com — Nuansa sakral dan penuh cahaya iman menyelimuti Masjid Ar-Abrar di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar Kota Palangka Raya. Ratusan jamaah tumpah ruah mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21, di bulan Rajab, Selasa (13/1/2026).

Sejak usai salat Magrib, masjid dipadati jamaah pria dan wanita yang duduk tertib mengikuti rangkaian ibadah. Lantunan shalawat, maulid, dan tahlil menggema, menghadirkan suasana khusyuk yang menggetarkan hati serta mengajak jamaah merenungi makna perjalanan agung Rasulullah SAW.

Panitia pelaksana, Burhan, menyebut Rajab sebagai bulan istimewa dalam kalender Islam.  Isra Mi’raj, kata dia, bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan tonggak penting lahirnya perintah salat lima waktu sebagai fondasi utama keimanan umat Islam.

“Isra Mi’raj adalah perjalanan suci Nabi Muhammad SAW, junjungan umat dan nabi penutup. Dari peristiwa inilah shalat ditetapkan sebagai kewajiban pokok yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberkahan Rajab kian terasa dengan peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjary (Abah Guru Sekumpul), ulama kharismatik yang keteladanan dan akhlaknya masih hidup di hati umat, khususnya masyarakat Kalimantan.

Rangkaian acara diisi salat Magrib berjamaah, pembacaan maulid, tahlil, serta tausiah oleh KH Muhammad Sanhuri.

Dalam ceramahnya, jamaah diajak meneladani nilai Isra Mi’raj dengan menjaga salat sebagai tiang agama, memperkuat iman, dan memperhalus akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan salat Isya berjamaah dan pembagian konsumsi sebagai simbol kebersamaan. Acara berlangsung tertib dan lancar, meninggalkan kesan mendalam serta meneguhkan semangat spiritual para jamaah yang hadir.(jky)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال