Indeks SPBE Kalteng Capai 3,41, Transformasi Digital Pemerintahan Kian Melaju

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com – Kinerja digital Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Berdasarkan hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025 yang dirilis Tim Koordinasi SPBE Nasional, Rabu (7/1/2026) melalui Aplikasi Tauval (tauval.spbe.go.id), Indeks SPBE Kalteng berhasil menembus angka 3,41 dengan kategori Baik.

Capaian ini menjadi bukti nyata akselerasi transformasi digital pemerintahan di Bumi Tambun Bungai yang terus bergerak maju secara konsisten dan terukur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menyebutkan bahwa raihan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan konsistensi dalam membangun ekosistem digital pemerintahan daerah.

“Skor 3,41 ini adalah buah dari komitmen berkelanjutan dalam penguatan infrastruktur TIK, penataan regulasi, serta integrasi layanan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik,” tegasnya, Rabu (7/1/2026).

Tak hanya itu, tingginya nilai Domain Layanan SPBE yang mencapai 4,01 menunjukkan bahwa transformasi digital tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai pengguna layanan.

Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Diskominfosantik Kalteng, Syayuti, menegaskan bahwa sejumlah indikator SPBE yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi fokus pembenahan strategis ke depan, terutama dalam menyongsong penerapan Indeks Pemerintah Digital (Indeks Pemdi) Tahun 2026.

“Optimalisasi akan diarahkan pada penguatan indikator audit TIK serta pembaruan peta proses bisnis agar lebih adaptif dan terintegrasi,” jelasnya.

Secara historis, Indeks SPBE Kalteng menunjukkan lonjakan signifikan dalam lima tahun terakhir. Dari 1,00 (kategori Kurang) pada 2021, meningkat menjadi 1,90 (Sedang) pada 2022, lalu 2,75 pada 2023, 2,87 pada 2024, hingga akhirnya mencapai 3,41 pada 2025, seluruhnya dalam tren positif kategori Baik.

Ke depan, Tim Koordinasi SPBE Nasional menegaskan bahwa pemantauan SPBE akan bertransformasi menjadi Indeks Pemerintah Digital, sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan ekosistem digital yang holistik, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Perubahan ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh instansi pusat dan pemerintah daerah untuk segera menyesuaikan target, memperkuat komitmen kepemimpinan, serta mempercepat langkah menuju tata kelola digital yang berkelanjutan demi menyongsong Indonesia Emas.

Atas capaian tersebut, Tim Koordinasi SPBE Nasional menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tim SPBE, serta para asesor eksternal dari perguruan tinggi atas sinergi dan dedikasi yang telah terbangun, dengan harapan kolaborasi ini terus meningkat demi kemajuan pemerintahan digital di Indonesia.(jky)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال