Karau Kuala Perkuat Kolaborasi, Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla Diperketat

Buntok, Habarkalimantantengah.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah menuntut kesiapsiagaan yang tidak sekadar reaktif. Ketika api berpotensi meluas dan kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat, pencegahan, kecepatan respons, serta kekuatan koordinasi menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap potensi karhutla.

Di Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, langkah antisipasi terus diperkuat. Kesiapsiagaan tidak hanya diarahkan pada penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui patroli, pemetaan wilayah rawan, penguatan koordinasi, serta keterlibatan berbagai unsur hingga ke tingkat desa.

Semangat itu diwujudkan melalui Posko Siaga Karhutla Kecamatan Karau Kuala. Di dalamnya, unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), masyarakat peduli api (MPA), serta masyarakat dari Kelurahan Bangkuang dan 10 desa lainnya berada dalam satu koordinasi untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena karakter penanganan karhutla membutuhkan respons yang cepat sekaligus dukungan lintas sektor. Pemerintah dan aparat tidak hanya dituntut mampu bergerak ketika api ditemukan, tetapi juga memastikan potensi kerawanan dapat dipantau dan ditangani sedini mungkin.

Camat Karau Kuala, Adriansyah, mengatakan penanganan karhutla di wilayahnya terus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha.

Menurutnya, keterlibatan setiap unsur menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan penanganan di lapangan. Dukungan dunia usaha, khususnya, dapat membantu ketika kondisi membutuhkan tambahan personel maupun sarana operasional.

“Ini merupakan wujud tanggung jawab semua elemen pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat,” tegas Adriansyah, Sabtu (19/9/2026).

Ia menegaskan, karhutla bukan persoalan yang dapat ditangani oleh satu pihak saja. Diperlukan kepedulian, kewaspadaan, dan koordinasi bersama agar setiap potensi kebakaran dapat direspons secara cepat serta tidak berkembang menjadi ancaman yang lebih luas.

Karena itu, keberadaan Posko Siaga Karhutla Kecamatan Karau Kuala menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga. Dari patroli hingga koordinasi di tingkat desa, seluruh langkah diarahkan pada satu kepentingan, yakni memperkuat pencegahan dan mempercepat penanganan ketika karhutla terjadi.

Di tengah ancaman karhutla yang masih berlangsung, kolaborasi menjadi kekuatan penting. Sebab, sebelum api membesar, ada kewaspadaan yang harus dibangun, dan sebelum asap menyebar, ada pencegahan yang harus dikerjakan bersama.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال