Momentum HUT GERDAYAK, Gubernur Kalteng dan Tokoh Daerah Kompak Gaungkan Persatuan

Palangka Raya, Habarkalimantantengah.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyerukan penguatan persatuan lintas elemen masyarakat sebagai pondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat laju pembangunan yang berkelanjutan.

Seruan itu disampaikan saat menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GERDAYAK Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026). Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni organisasi, melainkan ruang konsolidasi nilai budaya, kebangsaan, dan komitmen kolektif dalam menjaga jati diri Bumi Tambun Bungai.

Dalam amanatnya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa kekuatan terbesar daerah terletak pada persatuan dan semangat pengabdian seluruh komponen masyarakat. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi landasan dalam mewujudkan Kalteng yang Berkah, Maju, Sejahtera, dan Bermartabat.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab moral dalam menjaga alam sebagai warisan kehidupan. Kerusakan lingkungan, menurutnya, adalah ancaman langsung bagi masa depan generasi mendatang.

“Sebagaimana petuah orang tua Dayak, Danum itah, petak itah, harus itah jaga. Air dan tanah bukan sekadar sumber kehidupan, tetapi amanah yang harus dijaga dengan kesadaran penuh. Warisan terbesar bukan hanya materi, melainkan nilai, persatuan, keteladanan, dan pengabdian,” tegas Agustiar.

Pada kesempatan tersebut, GERDAYAK Indonesia juga memberikan Tanda Penghargaan, Medali Penghormatan, serta Piagam “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas peran strategis keduanya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung agenda pembangunan daerah.

Ketua Umum DPP GERDAYAK Indonesia, Yansen A Binti, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus berada pada garis penguatan persatuan bangsa, pelestarian hukum adat, serta sinergi terhadap program strategis pemerintah.

Ia juga menekankan bahwa masa depan Kalteng sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda Dayak yang harus diperkuat melalui perluasan akses pendidikan, termasuk pendidikan kedinasan.

“Tanpa penguatan SDM, kita akan tertinggal. Karena itu, investasi terbesar adalah pada manusia Dayak yang berdaya saing, berilmu, dan siap memimpin masa depan,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, perwakilan instansi vertikal, serta jajaran perangkat daerah dan pengurus GERDAYAK Indonesia se-Kalteng.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال