Buntok, Habarkalimantantengah.com - Pencarian warga Desa Babai, Kecamatan Karau Kuala yang dilaporkan hilang di Sungai Barito akhirnya berakhir dengan kabar duka. Misjani (37) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) dini hari, setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi (17/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban berpamitan kepada keluarga untuk menyeberang sungai menuju kebun rotan menggunakan perahu kecil.
Namun hingga berjam-jam kemudian, Misjani tak kunjung kembali. Kecurigaan muncul saat warga menemukan perahu korban hanyut tanpa awak, sekitar 100 meter dari rumah apungnya.
Warga dan keluarga sempat melakukan pencarian mandiri menyusuri sungai. Karena hasilnya nihil, kejadian tersebut dilaporkan ke BPBD Kabupaten Barsel.
Operasi SAR kemudian diperluas dengan melibatkan Basarnas Palangka Raya, unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Kepala BPBD Barsel, Agus In Yulius, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan menyeluruh menyusuri aliran sungai dari lokasi kejadian awal.
“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran sejak hari pertama, hingga pada Kamis sekitar pukul 04.30 WIB korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Agus, korban ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian pertama.“Setelah dievakuasi, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga yang beraktivitas di sungai agar lebih berhati-hati, karena arus yang terlihat tenang bisa berubah berbahaya sewaktu-waktu.(jky)
