Tamiang Layang, Habarkalimantantengah.com – Di tengah riuh kritik dan sorotan tajam publik di media sosial, BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur akhirnya angkat bicara. Polemik pemberian penghargaan kepada PT Bartim Coalindo ditegaskan tidak memiliki kaitan apa pun dengan isu di luar urusan kebencanaan.
Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Bartim, Kepala Pelaksana Ahmad Gazali melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Luhut Tampobolong menyampaikan klarifikasi tegas di hadapan awak media.
“Penghargaan ini murni bentuk apresiasi atas partisipasi dalam membantu penanganan bencana. Tidak ada muatan lain, tidak ada kepentingan lain,” tegasnya.BPBD menekankan, dalam situasi darurat, kecepatan dan kolaborasi adalah kunci. Dukungan alat, personel, maupun logistik dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dinilai sangat membantu mempercepat respons di lapangan dan meminimalkan dampak bagi masyarakat terdampak.
Namun, derasnya kritik di ruang digital membuat pemberian penghargaan itu ditarik ke berbagai tafsir. BPBD pun memastikan, lembaganya tetap bekerja profesional dan netral, fokus pada misi kemanusiaan.
“Kami bekerja untuk keselamatan masyarakat. Siapa pun yang membantu dalam konteks kebencanaan tentu kami apresiasi,” ujarnya.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa penghargaan tersebut berdiri dalam bingkai tugas dan fungsi BPBD, bukan dalam konteks kebijakan atau aktivitas korporasi di sektor lain.(boy/red)
