Tak Lekang Zaman, Penjual Gado-Gado dan Soto Banjar di Atas Kelotok Masih jadi Buruan Warga

Buntok, Habarkalimantantengah.com — Di tengah gempuran kuliner modern yang menjamur di daratan, tradisi jualan makanan menggunakan kelotok (perahu bermesin khas masyarakat bantaran Sungai Barito, red) tetap bertahan dan justru semakin memikat.

Di Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga anak Sungai Barito, jejak pedagang kuliner air masih tampak hidup, seolah menolak tenggelam oleh perubahan zaman.

Salah satu yang masih setia menjaga tradisi itu adalah sebuah kelotok penjual gado-gado dan soto Banjar yang beroperasi di sepanjang aliran sungai, tepatnya di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan.

Dengan suara mesin kelotok yang khas, perahu kecil itu melaju pelan menyusuri sungai, menawarkan kehangatan kuah soto dan segarnya gado-gado kepada warga pesisir.

Keberadaan pedagang kelotok ini tidak hanya memanjakan lidah warga, tetapi juga menjadi potret hidupnya budaya kuliner sungai yang terus diwariskan lintas generasi.

Di tengah modernisasi, mereka tetap hadir sebagai warna unik Karau Kuala, ikon yang tak pernah benar-benar hilang dari ingatan warga setempat.(jky)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال