Karhutla di Kuala Kurun, Tim Gabungan Berjibaku Hampir Tiga Jam Padamkan Api

Kuala Kurun, Habarkalimantantengah.com - Kepulan asap dan kobaran api kembali menyelimuti kawasan lahan di Jalan Cilik Riwut, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026) sore.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut menghanguskan area yang diperkirakan mencapai 2,25 hektare. Di tengah kondisi medan yang berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan agar api tidak terus menjalar.

Informasi kebakaran pertama kali diterima posko dari masyarakat Kelurahan Kuala Kurun. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan personel beserta sejumlah peralatan pemadaman ke lokasi kejadian.

Operasi pemadaman dimulai pada pukul 17.08 WIB. Selama hampir tiga jam, petugas berjibaku mengendalikan kobaran api yang membakar vegetasi berupa semak belukar, pakis, akasia, gerunggang, hingga sejumlah jenis kayu keras lainnya.

Upaya tersebut melibatkan 16 personel lintas instansi. Mereka terdiri atas empat personel UPT KPHP Kahayan Hulu Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, lima personel Manggala Agni Daops Kalimantan I/Palangka Raya Ponja Gunung Mas, tiga personel Polres Gunung Mas, serta empat personel Damkar Kabupaten Gunung Mas.

Beragam peralatan dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman. Mulai dari satu unit mobil slip on, dua unit truk tangki, satu unit mobil AWC, kendaraan roda dua, pompa Ministrike, dua mesin Robin, selang dan nozzle pemadam, pompa punggung, gepyok, hingga perangkat komunikasi HT.

Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Lokasi kebakaran berada pada permukaan lahan dengan kontur lereng atau bagian atas perbukitan dan memiliki jenis tanah mineral. Di saat yang sama, arah angin yang tidak menentu turut menjadi faktor yang perlu diperhitungkan petugas dalam mengendalikan pergerakan api.

Keberadaan sungai di sekitar lokasi menjadi salah satu sumber air yang mendukung proses pemadaman. Dengan koordinasi dan penanganan secara bersama-sama, api secara bertahap berhasil dikendalikan.

Sekitar pukul 20.02 WIB, operasi pemadaman dinyatakan selesai. Tim gabungan berhasil memadamkan api pada sebagian area dengan luasan sekitar 1,07 hektare dan memastikan kondisi di lokasi dalam keadaan padam.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan tanah kosong milik masyarakat. Dalam laporan kegiatan pemadaman, lokasi kejadian tercatat pada koordinat S -1.1103 dan E 113.8351.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap diperlukan. Laporan cepat dari masyarakat dan respons terpadu lintas instansi menjadi mata rantai penting dalam mempersempit ruang gerak api sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.(red/j)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال